GoodPagi 080814
14 08 2008
IQP, (14/8) - Saham-saham AS di Wall Street ditutup melemah pada Rabu
waktu setempat, atau Kamis pagi WIB, karena sebuah laporan menunjukkan penjualan
ritel turun tajam pada Juli dan karena harga minyak kembali melonjak.
Saham-saham blue chip merosot setelah survei bulanan pemerintah untuk penjualan
ritel menunjukkan penurunan 0,1 persen pada bulab lalu, terutama akibat jatuhnya
penjualan mobil dan truk yang terpukul oleh tingginya harga bahan bakar minyak
(BBM).
Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir turun 109,51 atau 0,94 persen pada
11.532,96. Indeks komposit Nasdaq ditutup turun 1,99 poin atau 0,08 persen pada
2.428,62 sementara indeks Standard & Poor`s 500 jatuh 3,76 poin atau 0,29 persen
menjadi ditutup pada 1.285,83. Para pedagang tidak terkejut oleh laporan melemahnya
penjualan ritel, namun dikatakan bahwa belanja konsumen telah menjadi lebih
mengkhawatirkan.
End (AF)
IQP, (14/8) - Laba bersih semester I 2008 Indotambang Raya Megah naik
227 % menjadi $69,384 juta dibanding periode sama tahun sebelumnya yang meraih
laba bersih $21,19 juta. Keterangan kamis menyebutkan pendapatan bersih perseroan
naik jadi $516,36 juta dari $341,7 juta dan laba kotor naik jadi $151,53 juta
dari $85,11 juta. Sementara laba usaha naik jadi $96,84 juta dari $46,73 juta
dan laba sebelum pajak menjadi $95,93 juta dibanding tahun sebelumnya $36,97
juta.
End (AF)
IQP, (14/8) - Laba bersih semester I 2008 PP London Sumatera naik 214,3 %
menjadi Rp525,01 miliar atau Rp385 per saham dibanding periode sama tahun sebelumnya
yang meraih laba bersih Rp166,99 miliar atau Rp122 per saham. Keterangan kamis
menyebutkan penjualan bersih naik jadi Rp1,94 triliun dari Rp1,22 triliun da
laba kotor naik jadi Rp795,71 miliar dari Rp416,13 miliar.
Sementara laba usaha perseroan diraih Rp756,42 miliar dari Rp367,16 miliar dan
laba sebelum pajak tercatata Rp764,6 miliar dari Rp278,59 miliar.
End (AF)
IQP, (14/8) - Laba bersih semester I 2008 Berlian Laju Tanker naik 192,04 %
menjadi Rp1,01 triliun atau Rp244 per saham dibanding periode sama tahun sebelumnya
yang meraih laba bersih Rp348,77 miliar atau Rp90 per saham.Keterangan kamis
menyebutkan pendapatan usaha naik jadi Rp3,23 triliun dari Rp1,72 triliun dan
laba usaha naik jadi Rp963,62 miliar dari Rp506,09 miliar dan laba sebelum
pajak jadi Rp1,02 triliun dari Rp352,9 miliar sebelumnya.
End (AF)
Top 20 stocks in value sudah mulai agak merah. read all...
Support dan resistance 40 saham yang terbesar transaksinya. read all...